MAHARAJA NUSANTARA
Click to enlarge

MAHARAJA NUSANTARA

·Oil on Canvas
Material: Oil on Canvas Size: 110x130 cm

View Detail

Dalam sebuah kanvas lukisan minyak yang memancarkan aura keagungan, berdiri tegak sosok Sang Maharaja Nusantara. Sebuah karya seni yang tak sekadar menyajikan visual, melainkan juga sebuah hikayat spiritual tentang kepemimpinan yang tercerahkan.

Sang Maharaja bertakhta di atas punggung seekor kuda putih, simbol pencapaian puncak: sang pemimpin telah berhasil menjinakkan “kuda liar” dalam dirinya, yakni hawa nafsu dan keduniawian, menjadi tunggangan yang patuh menuju jalan kebenaran. Ia mengenakan busana kebesaran yang memancarkan cahaya kemilau (nur), menerangi seluruh jagat di sekitarnya. Busana tersebut bukan sekadar atribut, melainkan simbol pancaran kemuliaan dari jiwa yang telah bersih dan berkuasa.

Di tangan kanannya, Sang Maharaja menggenggam trisula emas, sebuah senjata spiritual yang bukan untuk menumpas, melainkan untuk menegakkan perjuangan berdasarkan prinsip-prinsip fundamental: menyatukan kebenaran, kebatilan, dan Sang Khalik dalam setiap tindakan.

Di tangan kirinya, terpasang sebuah perisai yang bukan hanya berfungsi sebagai alat pertahanan fisik, melainkan juga sebagai kode kosmik kehidupan yang memuat angka “379”.

  1. Angka 3 melambangkan trilogi penciptaan dan hukum sebab-akibat yang tak terelakkan. Dalam setiap entitas, senantiasa terdapat dualitas, seperti benar dan salah serta baik dan buruk, yang berada dalam ketetapan dan kehendak Sang Pencipta.
  2. Angka 7 menjadi pengingat untuk melakukan tujuh kontemplasi, yakni perenungan mendalam atas tujuh anugerah Allah pada diri manusia: balung, otot, sumsum, darah, bulu, kulit, dan daging. Semuanya merupakan karunia yang patut disyukuri dengan penuh kerendahan hati.
  3. Angka 9 merepresentasikan sembilan lubang pada tubuh manusia, yaitu pintu-pintu indra dan saluran kehidupan yang wajib dijaga kesucian serta fungsinya dari berbagai godaan duniawi.

Di bawah pijakan sang kuda, tanah bermandikan emas sebagai metafora kesejahteraan yang berlimpah. Ketika seorang pemimpin berhasil menguasai dirinya dan memimpin dengan bijaksana, bumi pun diharapkan turut makmur serta memberikan keberkahan bagi seluruh penduduknya.

Di latar depan dan belakang, rakyat berdiri dengan busana yang elok, menyambut kedatangan pemimpin mereka dengan tangan terbuka dan penuh sukacita. Pakaian mereka yang rapi dan berwarna-warni mencerminkan kesejahteraan, martabat, serta kedamaian sosial yang tercipta di bawah naungan kepemimpinan yang adil dan bijaksana.

Lukisan Maharaja Nusantara ini merupakan sebuah visi, doa, dan harapan yang tertuang dalam sapuan kuas: bahwa kepemimpinan sejati, yang berlandaskan pengendalian diri, spiritualitas, dan kepedulian, akan membawa peradaban menuju puncak kemuliaan dan kesejahteraan yang abadi.

Available
View Cart Chat on WhatsApp
Added to cart