JEJARING RAHMAT DI LABIRIN SEMESTA

JEJARING RAHMAT DI LABIRIN SEMESTA

Klik untuk perbesar
Media: Oil on Canvas Ukuran: 60x80 cm

Lihat Detail

Di tengah riuh rendah dunia yang menyerupai labirin tanpa tepi, terukir sebuah jangkar ketenangan. Lukisan ini menghadirkan narasi visual tentang pencarian makna di balik kerumitan kehidupan.

Latar belakangnya bagaikan anyaman takdir—garis-garis melingkar yang saling bertaut dalam palet warna bumi dan hijau zamrud—menggambarkan betapa rapuh sekaligus kompleksnya jaring-jaring eksistensi manusia. Namun, tepat di jantung pusaran itu, bertakhta lafaz "Bismillahirrahmanirrahim" yang memancarkan cahaya biru cakrawala.

Kaligrafi yang meliuk anggun, membentuk siluet laksana tetesan embun, hadir sebagai oase di tengah hamparan visual yang dinamis. Ia bukan sekadar rangkaian aksara, melainkan simbol keyakinan bahwa setiap langkah yang diawali dengan menyebut nama Sang Maha Pencipta akan menjadi cahaya yang menembus pekatnya kebingungan. Warna biru elektrik yang mendominasi menghadirkan nuansa spiritualitas kontemporer, menjadi pengingat bahwa nilai-nilai ilahiah senantiasa relevan di tengah derasnya arus zaman.

Melalui karya ini, sang seniman mengajak pemirsa untuk berhenti sejenak, mengheningkan batin, dan menyadari bahwa di balik setiap kerumitan jaring kehidupan selalu terbuka pintu-pintu rahmat bagi mereka yang senantiasa mengingat-Nya. Di sanalah ketenangan bermula, dan di sanalah harapan menemukan jalannya.

Semoga Kita Semua Selalu dalam Rida dan Pertolongan Allah SWT. Aamiin… Aamiin…. Aamiin… Allahumma Aamiin.

Tersedia
Lihat Keranjang Chat via WhatsApp
Ditambahkan ke keranjang