KOMUNIKASI DALAM SUNYI
Klik untuk perbesar

KOMUNIKASI DALAM SUNYI

·Oil on Canvas
Media: Oil on Canvas Ukuran: 100x70 cm

Lihat Detail

Seorang hamba bersujud dalam kerendahan yang paling dalam, dengan dahi menyentuh batu-batu dingin dunia. Namun, justru dalam kerendahan itulah ia mencapai ketinggian yang hakiki.

Urat-urat tubuhnya seolah bukan lagi tersusun dari daging, melainkan telah menjelma menjadi kabel-kabel pelangi: merah darahnya, biru rindunya, kuning ikhlasnya, dan hijau harapannya. Kabel-kabel itu melilit, menggulung, dan berpusar dari ubun-ubun hingga ujung kaki. Tubuhnya menjadi himpunan lilitan energi yang gelisah, terus mencari saklarnya.

Dan saklar itu adalah sujud.

Saat dahi menyentuh bumi, seketika seluruh kabel itu menyala. Arus pun tersambung. Strum Ilahi akhirnya menemukan jalannya. Dari langit kelam di atasnya, cahaya putih turun menyambar punggungnya—bukan untuk membakar, melainkan untuk menghidupkan.

Betapa mengharukan, Ki. Selama ini manusia mencari Tuhan dengan berlari ke segala penjuru, padahal kabel-kabel itu bersemayam di dalam tubuhnya sendiri. Koneksi itu bukan berada di menara-menara tinggi, melainkan di lantai kehidupan yang paling rendah.

Ia bersujud bukan karena kalah, melainkan karena akhirnya menemukan colokan bagi jiwanya yang selama ini tersengat sepi.

Di atas batu-batu keras kehidupan, akhirnya ia tak lagi terputus. Ia telah tersambung kembali kepada Sang Khalik.

Tersedia
Lihat Keranjang Chat via WhatsApp
Ditambahkan ke keranjang